Cara Membuat Batik Tulis

Contoh Motif Batik Pesisir

Nama batik Pesisir didapat lantaran berasal dari kota-kota di pesisir pantai, seperti Cirebon, Indramayu, Semarang, Pekalongan, Tuban, Lasem, hingga Madura. Motif batik Pesisir pun berbeda dengan motif batik keraton yang penuh pakem, seperti Solo dan Yogyakarta. Budaya batik juga sudah mendunia inilah warisan kekayaan budaya indonesia yang tak lekang oleh waktu dan zaman. Batik Pesisir memiliki banyak gambar, seperti jenis tanaman/bunga, binatang, hingga benda-benda yang menunjukkan akulturasi dengan etnis lain, seperti Tionghoa dan Belanda. Sebut saja gambar naga, burung hong, kapal, kereta kuda, dan sebagainya.

Perajin batik Pekalongan mayoritas bertempat tinggal di daerah pesisir utara pulau Jawa. Oleh karena itu, batik Pekalongan juga disebut batik pesisir. Batik pekalongan di masa lalu mendapat pengaruh dari kebudayaan Arab (Islam) dan budaya Tionghoa. Selain itu, tahun 1923-1946 ada pengaruh besar dari pengusaha batik berkebangsaan Belanda bernama Eliza Van Zuylen. Melalui bantuannya, motif-motif batik Pekalongan lebih berkembang dan penjualannya masuk sampai pasar Eropa.

Batik Pekalongan mempunyai beberapa ciri khas yang membedakannya dengan batik-batik dari wilayah lainnya.

Pewarna Soga

Batik Pekalongan tradisional diwarnai dengan menggunakan bahan dari alam. Salah satunya adalah dari pohon Soga (Peltophorum pterocarpum) yang terkenal karena pepagannya (kulit kayu) bagus sebagai bahan pewarna. Pepagan Soga merupakan bahan utama untuk menghasilkan warna coklat kekuningan pada batik.

Warna cerah

Masyarakat pesisir cenderung menyukai warna cerah dan hal tersebut berpengaruh pada pewarnaan motif batik Pekalongan. Motif batik pesisir ini kerap menggunakan warna cerah seperti merah, orange, violet, biru, dan hijau.

Bergambar bunga

Kebanyakan motif batik Pekalongan menghadirkan motif bunga. Perbedaannya dengan daerah lain, motif bunga pada batik Pekalongan cenderung lebih kecil. Dengan demikian, pengguna yang mengenakan kain itu terlihat memiliki ukuran tubuh yang lebih langsing.

Gambar garis dan titik

Motif bunga yang terdapat pada batik Pekalongan dibuat lebih menonjol dengan ditegaskan menggunakan garis-garis dan titik-titik. Kreasi ini membuat motif batik lebih terasa berisi dan penuh serta tidak monoton.

Pengaruh Arab dan Tionghoa

Salah satu motif terkenal batik Pekalongan adalah Jlamprang yang dipengaruhi oleh ajaran agama Islam dari pedagang Arab. Motif bentuk dasar geometris yang sejajar pada motif ini melambangkan hidup yang saling berdampingan dan menjaga silaturahmi.

Pengaruh budaya Tionghoa hadir dalam motif batik Liong yang memunculkan naga berkaki besar dan burung phoenix. Dalam kepercayaan masyarakat Tionghoa, kedua makhluk tersebut menjadi simbol dari kesuburan, kemakmuran, dan kebaikan.

All comments

Leave a Reply