Cara Merawat Pakaian Tradisional

Cara Merawat Pakaian Tradisional

Indonesia dikenal sebagai negara yang kaya akan budaya dan adat istiadat. Tidak heran, jika Anda akan menemukan banyak suku, bahasa daerah, lagu daerah, tarian, rumah tradisional, senjata, dan pakaian tradisional. Setiap pakaian adat memiliki filosofi dan sejarahnya sendiri. Pakaian tradisional juga merupakan simbol dan keindahan budaya daerah tersebut.

Pernahkah Anda mengenakan pakaian tradisional Indonesia ? Dengan mengenakan pakaian tradisional tradisional, Anda secara tidak langsung telah menunjukkan identitas rakyat Indonesia dan menjaga serta merawatnya. Meski begitu, Anda juga perlu tahu cara merawat pakaian tradisional ini agar tetap awet dan tahan lama.

Tidak perlu khawatir, karena merawat pakaian tradisional tidak terlalu mahal dan merepotkan. Berikut cara merawat pakaian tradisional.

Cuci dengan Kuku Dingin atau Hangat dan Gunakan Tangan

cuci batik bersih

Hal pertama yang harus Anda ketahui adalah mencuci pakaian tradisional Anda menggunakan air dingin atau hangat. Karena suhu air hangat tidak akan menyebabkan penyusutan pada pakaian. Selain itu, Anda juga bisa menggunakan air dingin agar pakaian akan lebih awet dan nyaman saat dikenakan. Kain sifon, paris, wol, sutra, dan spandex adalah beberapa kain yang sebaiknya dicuci dengan air dingin.

Selain itu, yang terbaik adalah mencuci pakaian dengan tangan. Beberapa kain dari pakaian tradisional biasanya rentan rusak ketika dicuci menggunakan mesin cuci.

Artikel Lainnya:

Jika Hanya kotoran Ringan jangan Dicuci, Dicelupkan Saja

cuci dengan tangan

Untuk pakaian batik, saat dicuci, jangan digosok dan diperas. Angkat dan celupkan saja. Jika beberapa bagian terlihat kotor, seperti kerah, gunakan jari Anda untuk menggosoknya dengan lembut sampai kotoran hilang. Bilas dengan merendamnya dalam air bersih selama 5 menit, lalu angkat dan celupkan. Ingat, hindari menggunakan pelembut.

Jika tingkat kotornya cukup berat, Anda dapat menyikat bagian yang kotor 8-10 kali. Tapi ingat, hati-hati saat menyikat, jangan terlalu keras karena bisa merusak baju.

Saat Anda menggosok pakaian, celupkan ke dalam air sabun terlebih dahulu agar busa menempel. Setelah itu, pegang satu sisi dengan tangan kiri dan tangan lainnya dengan tangan kanan. Gesek-gesek pakaian 3-5 kali, lalu bilas pakaian sampai sabun benar-benar hilang.

Anda juga bisa menambahkan pewangi pakaian dengan terlebih dahulu menuangkan pewangi ke dalam air bilasan sebelum meletakkan pakaian. Kemudian, tekan dan pakaian siap dikeringkan dengan diangin-anginkan.

Simpan dan Gantung di tempat yang Kering dan tidak Lembab

simpan batik

Hal lain yang perlu Anda perhatikan dalam merawat pakaian tradisional adalah menyimpannya di tempat yang kering dan tidak lembab. Ini dilakukan agar pakaian tidak berjamur, tidak mudah kusut, dan lapuk.

Agar tetap awet, sebelum menyimpannya di lemari, ada beberapa langkah yang bisa Anda ambil. Diantaranya menggantung pakaian untuk menghindari kusut atau kerutan dan memberi jarak di antara pakaian yang sedang digantung. Untuk pakaian dengan bahan yang lebih tipis, seperti nilon, katun, sutra atau sifon, sebaiknya gantung juga. Pakaian tebal, seperti jaket, sweater, atau kardigan, lebih aman saat dilipat.

Artikel Lainnya:

All comments

Leave a Reply